Warga Blitar Terseret Banjir Saat Pasang Patok Tambang

Warga Blitar Terseret Banjir Saat Pasang Patok Tambang. Dengan lugunya gadis kecil ini masuk kekamar pelaku di dalam kamar ini korban sempat mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh dari pelaku dengan memasukan jari telunjuknya ke kemaluan korban sebanyak dua kali korban yang merasa kesakitan akhirnya menangis dan keluar dari kamar pelaku.

Kapolsek talun akp sudi atmadji mengatakan tersangka ikhsan anshori akan dijerat dengan pasal 290 tentang pencabulan dengan ancaman 7 tahun penjara dan undang-undang nomor 23 tahun tentang perlindungan anak dan perempuan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Lima orang penambang pasir warga desa babadan kecamatan wlingi stasiun blitar jawa timur diseret arus sungai leso saat memasang patok pasir di sekitar dam kemarin petang. Empat orang warga berhasil menyelamatkan diri sedangkan satu orang hanyut terseret arus sungai.

Kebiasaan para penambang pasir di sepanjang sungai leso selalu memasang patok di sekitar dam untuk menandai daerah tambangannya. Namun naas bagi giman 35 tahun. Sore itu dia terseret derasnya arus sungai saat berebut memasang patok di lokasi tambangan.

Salah seorang saksi bernama darul menyatakan giman dan empat warga lain memasang patok disekitar dam. Belum selesai dia memasang patok tiba-tiba arus sungai makin deras. Karena derasnya arus sungai giman dan empat rekannya yang berada diatas dam tak kuasa menahan dan hanyut.

Warga yang menyaksikan giman hanyut sudah berusaha menolong dan mengikuti arus hingga beberapa ratus meter namun hasilnya nihil. Pagi harinya warga disertai aparat desa melakukan penyisiran disungai hingga beberapa kilometer untuk mencari giman. Namun hingga saat ini warga masih tetap berusaha mencarinya meski mereka yakin giman telah tewas.

Sementara itu kepedihan menyelimuti keluarga giman. Menurut mujiyatun suaminya adalah sosok yang menjadi tulang punggung keluarganya.

Mujiyatun istri giman hanya bisa pasrah dan merelakan kepergian suaminya yang memberinya dua putra. Sebelum musibah itu sang suami memberinya firasat dengan mengatakan agar tidak memasak dalam jumlah banyak sebab dirinya tidak akan pulang.

Mujiyatun hanya bisa berharap jenazah giman bisa ditemukan dan akan dimakamkan secara wajar.

Add Comment